makalah Agroklimatologi kelapa sawit
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pada awal tahun 80-an tanaman kelapa sawit digelari sebagai komoditi primadona karena memberi keuntungan yang melimpah. Perluasan areal perkebunan kelapa sawit sangat pesat. Sebelum Perang Dunia II, Sumatera Utara dan Aceh merupakan penghasil minyak terbesar di dunia, tetapi setelah perang Malaysia menjadi produsen minyak sawit yang utama. Hal ini berkat kemampuan Malaysia dalam mengelola perkebunan sawit secara efisien dan di dukung oleh penelitian dan pengembangan teknologi yang mantap (Sianturi, 1993). Dari berbagai perkembangan dan kajian yang ada, terlihat bahwa ke depan persaingan dalam